Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Hii, Penampakan Hantu Muncul di Tengah Pertandingan Bola!

Written By wartini cantika on Kamis, 24 April 2014 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM - Apa yang terjadi kalau penampakan mahluk halus terjadi di sebuah laga sepakbola?. Setidaknya, ini yang tergambar jelas di sebuah laga Piala Libertadores pada 17 April lalu.

Laga yang ditayangkan oleh Fox ini mempertemukan dua tim kuat, The Strongest (Bolivia) vs Defensor Sporting (Uruguay) di Laz Paz. Semuanya berjalan seperti biasa sampai terjadi kehebohan di menit ke-91.

Para penikmat yang menyaksikan laga dari televisi melihat jelas sosok bayangan yang melintasi tribun penonton di bagian bawah. Bayangan hitam tersebut berlari dengan cepat melewat kerumunan sebelum kamera televisi kehilangan jejaknya.

Konon katanya, penampakan tersebut adalah arwah dari mendiang Presiden Venezuela, Hugo Chavez yang meninggal dua tahun yang lalu. Tetapi ada yang juga menyebut bahwa bayangan tersebut adalah pantulan kamera televisi yang melintas.

Untuk melihat videonya silahkan klik di sini (*)


12.47 | 0 komentar | Read More

Empat Calon DPD Riau Melenggang ke Senayan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Sebanyak empat orang sesuai jatah dari 25 orang calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Riau diperkirakan melenggang menduduki kantor DPR/MPR selama lima tahun ke depan, 2014-2019 di Senayan, Jakarta.

Meski hasil rapat pleno rekapitulasi suara yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, di Pekanbaru, Rabu, berdasarkan jadwal baru usai esok, namun hasil penghitungan suara anggota DPD daerah itu yang dihimpun secara keseluruhan sudah bisa dilihat.

Diposisi pertama calon anggota DPD nomor urut 8 atas nama Intsiawaty Ayus yang berhasil mendulang 33.202 suara di Kota Pekanbaru dari total 352.603 suara untuk Provinsi Riau .

Kemudian di tempat kedua nomor urut 1 atas nama Abdul Gaffar Usman berhasil meraup 24.664 suara di Kota Pekanbaru dari total 227.982 suara untuk daerah pemilihan di provinsi tersebut.

Lalu di posisi ketiga dengan nomor urut 17 atas nama Rosti Uli Purba dengan total suara yang berhasil dikumpulkan untuk Pekanbaru sebanyak 33.314 suara dan untuk Riau mencapai 197.295 suara.

Terakhir di tempat keempat nomor urut 11 atas nama Maimanah Umar dengan perolehan 43.113 suara untuk Kota Pekanbaru, sedangkan untuk daerah pemilihan Riau sebanyak 184.625 suara.

Maimanah merupakan calon langganan untuk anggota DPD asal Riau karena telah menduduki kursi tersebut selama dua periode yakni pada periode pertama tahun 2004-2009 dan periode kedua tahun 2009-2014.

Untuk ketiga calon DPD asal Riau merupakan wajah lama atau petahana, sedangkan Rosti Uli Purba merupakan wajah baru dan baru kali ini mengikuti proses pemilihan oleh warga di provinsi tersebut dalam pemilu yang digelar 9 April 2014.

Khusus pencalonan Maimanah Umar kali ini bisa didiskualifikasi karena tersangkut kasus "money politik" bersama anaknya, Maryenik Yanda yang merupakan caleg dari Partai Golkar nomor urut 3 untuk DPRD Riau daerah pemilihan Kabupaten Kampar.

KPU Riau sebelumnya menyatakan calon anggota DPD Maimanah Umar asal daerah pemilihan setempat dengan nomor urut 11 berpotensi digantikan karena telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemilu.

"Kita dalam posisi menunggu dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Apabila telah ada keputusan in kracht dari pengadilan, maka baru bisa jadi pedoman KPU untuk menggugurkannya. Itu pun bila dia terpilih sebagai anggota DPD," kata Komisioner KPU Riau DIvisi Hukum, Ilham.

Jika terbukti bersalah, maka kemenangan Maimanah Umar akan dibatalkan dan diganti dengan nomor urut 9 atas nama Iwa Sirwani Bibra yang menempati urutan kelima dengan perolehan total 167.171 suara.(antara)


12.47 | 0 komentar | Read More

Satu Rumah Petak di Jaya Mukti Dumai Terbakar

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Fernando

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Kebakaran kembali terjadi di Dumai, Rabu (23/4) malam kemarin. Satu rumah petak di kawasan RT 15 Gang Jeruk, Jalan Kesuma, Kelurahan Jaya Mukti, habis dilalap si jago merah.

Kebakaran mulai membesar sekitar pukul 20.10 WIB. Seorang warga bernama Triono yang berada di depan tempat kejadian, langsung kaget kala melihat api membesar.

Ia yang sedang makan malam langsung mematikan listrik. Lantas berteriak meminta bantuan pada masyarakat sekitar. Menurut Triono, api tampak membesar dari arah dapur rumah petak milik Asmidarmi.

Melihat hal itu, pemilik rumah pun berupaya menyelamatkan diri. Beserta sejumlah barang berharga lainnya di rumah. Rumah petak di sebelah Asmidarmi tak berpenghuni. Sehingga tak sempat diselamatkan.

"Api membesar dari belakang. Saya kaget saja melihatnya. Langsung minta bantu sama tetangga yang lain," ulas Triono.

Sementara itu, Kapolsek Dumai Timur menyebut saat ini sumber api belum bisa dipastikan. Sebab pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Pada kejadian itu tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian materil belum dapat dipastikan. "Kita masih lakukan penyelidikan," terangnya. (*)


12.47 | 0 komentar | Read More

Dishub Riau: Perda Angkutan Jalan Belum Bisa Dijalankan

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com: Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Dinas Perhubungan Provinsi Riau hingga saat ini belum bisa menjalankan Perda Nomor 5 tahun 2013 terkait penerapan sangsi bagi angkutan industri dan pertambangan yang melebihi tonase di jalan umum. Pasalnya hingga saat ini sarana dan prasarana di sejumlah jembatan timbang belum memadai untuk menerapkan Perda tersebut.

Sebagaimana dalam perda nomor 5 tahun 2013 itu, seluruh angkutan industri, perkebunan dan tambang harus memiliki jalan khusus dan jika melewati jalan umum dengan melebihi tonase maka akan dibongkar ditempat.

"Memang sekarang seluruh jembatan timbang di Riau sudah ditutup, tapi yang menjadi permasalahan untuk menerapkan perda baru itu belum bisa, karena untuk membongkar barang tidak bisa karena tidak ada gudang yang memadai,"ujar Humas Dishub Rudi Simatupang kepada Tribun.

Dishub juga mengaku tidak mau ambil resiko menjalankan Perda baru tersebut, karena akan menimbulkan banyak masalah. "Artinya Dishub belum siap dengan perda baru itu,"ujar Rudi Simatupang.(*)


12.47 | 0 komentar | Read More

Beli K-Vision, Bisa Nonton Semua Pertandingan World Cup 2014

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Harismanto
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - General Manager (GM) Sales Retail K-Vision, Syahril Chaniago, mengatakan, K-Vision adalah pemegang resmi Hak Siar Media (Media Rights Licensee) tayangan World Cup 2014 dan Liga Indonesia/ISL 2014 (Februari-November 2014) serta Liga Inggris/Barclay's Premiere league 2014/2015. Khusus untuk World Cup 2014, K-Vision menyiapkan dua channel, sehingga semua pertandingan World Cup 2014 bisa disaksikan.

"K-Vision menyatakan tidak ada kerja sama dengan pihak perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang usaha pendistribusian kembali (Redistribution) atau yang di masyarakat umum disebut dengan nama lokal operator. Apalagi aturan FIFA sangat keras dan di Indonesia hanya K-Vision dan Viva+ (Viva Plus) untuk televisi satelit serta ANTV dan tvOne untuk Terrestrial Television yang punya hak menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil," kata Syahril, saat memaparkan program K-Vision kepada Tribun dan anak perusahaan Kompas Gramedia di kantor Tribun Pekanbaru, Kamis (24/4/2014).

Karena aturan hak siar media itu, jelasnya, maka K-Vision menyarankan kepada masyarakat umum untuk menyadari secara dewasa mengenai hak siar tersebut sehingga masyarakat sadar untuk membeli dan menikmati tayangan yang resmi. Apabila di kemudian hari di lapangan terjadi penemuan pelanggaran, maka akan dilakukan tindakan oleh pihak-pihak berwajib yang memiliki kekuatan hukum melakukan tindakan

"K-Vision memiliki Tag Line ON TERUS, artinya perangkat K-Vision selalu dapat menyiarkan tayangan televisi tanpa mengisi voucher melalui beberapa channel free to view dan free to air," jelas Syahril.

K-Vision, yang berada di bawah Group of Television Kompas Gramedia, katanya, hadir di dua jaringan frekuensi sattelite, yaitu Frekuensi C-Band, dengan decoder Bromo 1 untuk parabola besar dan decoder Cartenz 1 dengan Frekuensi Ku-Band untuk parabola kecil.

"Semua punya nilai plus minusnya, kalau Bromo 1 yang kita jual Rp1,5 juta perunit, bisa menangkap ratusan siaran free to air. Selain itu frekuensi ini memiliki kekokohan dalam segi kekuatan Signal sehingga hadir dengan kualitas gambar yang jernih tanpa terkendala cuaca. Sedangkan Cartenz 1 yang kita jual Rp1,849 juta (full set) bekerjasama dengan Indomaret, memiliki sifat penjelajah yang luas dan akan disematkan Harddisk (HDD) sebesar 500 GB, sehingga penggunanya dapat memanfaatkan untuk menyimpan Film, record tayangan serta lagu-lagu kesayangan," ungkap Syahril.

Selain itu, perbedaan yang coba ditawarkan K-Vision adalah menjual konten-konten produksi dari Kompas Gramedia (in-house). Sebagai contoh, Bobo Channel, akan menjadi konten eksklusif yang tidak bisa dilihat di televisi lain. Apalagi Bobo, hingga kini masih dianggap masyarakat sebagai sarana hiburan sarat pendidikan dan pelajaran moral buat anak-anak.

Dari sinilah, ada inspirasi untuk membuat Bobo sebagai saluran televisi khusus. "Jadi dari majalah, kita akan angkat Bobo ke televisi. Mungkin nanti Bobo Channel ini akan bersaing dengan Disney Channel. Selain itu juga akan ada Nova Channel," tambah Syahril.

Sementara itu, Manager Areal Sumbangteng K-Vision, Anasril, mengatakan, saat ini decoder Bromo 1 dan Cartenz 1, sudah bisa didapatkan di sejumlah toko parabola dan elektronik yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Sumbar, Riau dan Kepri. Selain itu juga bisa didapatkan di semua toko Indomaret dan Gramedia. (nto)


12.47 | 0 komentar | Read More

Jose Mourinho Ingin Menang 5-0 Pada Leg Kedua

Written By wartini cantika on Rabu, 23 April 2014 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM, MADRID – Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, sesumbar mengenai peluang timnya lolos ke babak final Liga Champions. Mourinho mengatakan dirinya ingin memetik kemenangan 5-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua.

Chelsea menahan imbang Atletico Madrid tanpa gol pada leg pertama babak semifinal yang digelar di Vicente Calderon, Rabu (23/4/2014). Kekuatan Chelsea akan melemah ketika menjamu Atletico Madrid pada leg. Penjaga gawang utama, Petr Cech, dipastikan absen. Cech absen akibat dislokasi bahu.

Selain Cech, Chelsea juga tidak bisa diperkuat dua gelandangnya, Frank Lampard dan John Obi Mikel. Kedua pemain ini absen karena harus menjalani akumulasi kartu kuning. Kondisi kapten tim, John Terry, juga masih meragukan. Terry ditarik pada menit ke-71 setelah mengalami cedera pada pergelangan kakinya.

"Terlepas dari masalah pada sebelum dan setelah pertandingan, kami akan menentukan nasib kami di kandang. Saya ingin menang 5-0 dan menembus babak final, namun itu sangat sulit. Tidak mudah meninggalkan stadion ini tanpa mengalami kekalahan," ujar Mourinho dikutip Tribunnews.com dari Uefa.com.

Sepanjang pertandingan Chelsea hanya lima kali melepaskan tendangan ke gawang Atletico. Jumlah yang sama dicatatkan The Blues ketika melepaskan umpan silang ke pertahanan Atletico Madrid. Sebaliknya, dalam hal yang sama Atletico Madrid melepaskan 25 tendangan dan 44 kali melepaskan umpan silang. (*)


12.47 | 0 komentar | Read More

Inikah Jam Tangan Panglima TNI yang Bikin Heboh Itu?

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jam tangan yang dipakai Panglima TNI Jenderal Moeldoko sempat disorot sejumlah media di Singapura awal pekan ini. Konon kabarnya jam tangan tersebut langka dan sangat mahal dengan harga di atas Rp 1 miliar.

Sebenarnya ulasan mengenai jam yang melekat di tangan kiri jenderal bintang empat itu sudah muncul sejak 16 April 2014 di situs www.themillenary.com. Situs dari Singapura itu memang sering membahas apapun terkait jam tangan.

Namun sorotan terhadap jam tangan Moeldoko baru ramai sejak awal pekan ini setelah tulisan tersebut dikutip situs lainnya www.mothership.sq. Cerita jam tangan yang wah itu pun segera beradar di dunia maya dan juga menjadi perbincangan para pengguna media sosial Facebook dan Twitter di Indonesia.

Situs web www.themillenary.com menduga jam tangan yang dipakai Jenderal Moeldoko adalah tipe Richard Mille RM 011 Felipe Massa Flyback Chronograph "Black Kite".

Jam tangan tersebut adalah model terbaru dari tipe sejenis Felipe Massa Flyback Chronograph "Red Kite" yang keluar tahun 2011.

Casingnya berbahan logam titanium berwarna hitam. Titanium terkenal sebagai logam yang sangat kuat dan tahan panas sehingga menjadi pelapis pesawat luar angkasa.

Desain raptor pada jam tangan tersebut dengan bagian dalam yang transparan membuatnya terlihat kental dengan kesan militer dan sporty khas jam-jam besutan produsen Richard Mille.

Selain fungsi chronograph yang bisa mengukur interval waktu hingga sepersekian detik layaknya stopwatch, jam ini juga dilengkapi fitur kalender.

Yang membuatnya istimewa adalah karena jam tangan ini hanya diproduksi sangat terbatas. Untuk pasar Amerika Utara dan Amerika Selatan hanya dibuat 30 unit. Varian lainnya untuk pasar Asia hanya diproduksi 45 unit. Entah tipe mana yang dimiliki Moeldoko.

Proses pembuatannya memang memakan waktu yang tidak sebentar. Untuk memasang bezel atau bagian panel terluarnya saja butuh waktu 8 hari. Sementara untuk memasang bagian dalam dan casing belakang perlu tambahan 5 hari. Total ada 202 komponen yang menyusun jam tangan spesial ini. Sekrupnya juga berbahan titanium dan dilapisi karet sehingga bisa dipakai di air hingga kedalaman 50 meter.

Harganya pun tidak main-main yakni lebih dari 100.000 dollar AS alias di atas Rp 1 miliar. (*)


12.47 | 0 komentar | Read More

Sembilan Bangunan di Kuansing Terbakar Setelah Disambar Petir

TRIBUNPEKANBARU.COM, TALUKKUANTAN- Sembilan bangunan terdiri dari tujuh kios dan dua rumah di kompleks Pasar Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, terbakar pada Selasa (22/4) malam dipicu oleh sambaran petir.

Menurut informasi kepolisian, Rabu pagi, sembilan bangunan itu milik keluarga Nasir (56).

"Semuanya terbakar. Tidak banyak yang bisa diselamatkan," kata Nasir saat dimintai keterangan oleh kepolisian.

Saksi-saksi mengatakan, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, di daerah itu terjadi mendung dengan disertai angin kencang serta sambaran kilat maupun petir.

"Secara tiba-tiba, saya melihat ada petir yang menyambar jaringan listrik di sekitar bangunan itu," kata saksi.

Sambaran petir tersebut, menurut warga menyebabkan kemunculan api yang kemudian menjalar membakar sembilan bangunan milik Nasir.

"Salah satu kiosnya menjual petasan dan ketika itu terbakar sehingga api lebih membesar," kata dia.

Saat kebakaran itu berlangsung, saksi juga mengakui angin kencang datang dan merusak sejumlah pepohonan serta bangunan lainnya.

Tidak lama kemudian petugas dinas pemadam kebakaran setempat datang ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.

"Api baru bisa dipadamkan setelah sembilan bangunan itu hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian masih dalam penghitungan," kata Kapolsek Benai, Iptu Desio Mustizal.  (antara)


12.47 | 0 komentar | Read More

Dokumen Lelang Blangko Akte Lahir Disiapkan

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com: Hendra Efivanias

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Dinas Kependuduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru akan menggesa mencetakkan blangko akte lahir. Meski demikian, dia belum bisa memastikan kapan blangko tersebut akan tersedia. Karena pengerjaan mesti melalui proses lelang.

"Tak bisa kami targetkan kapan selesai. Karena ini harus melalui sistem lelang yang tentunya memakan waktu. Tapi yang jelas kami berharap secepat mungkin," ungkap Kepala Disdukcapil Pekanbaru, Baharuddin ketika ditanyai Tribun, Rabu (23/4).

Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan proses menuju lelang. Diantaranya dengan pembuatan dokumen lelang sebelum dimasukkan ke Lembaga Pengadaan Secara Eelektronik (LPSE). (*)


12.47 | 0 komentar | Read More

Terdakwa ini Ditembak Mati di Persidangan Saat Akan Serang Saksi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang petugas US Marshal menembak mati seorang terdakwa kasus kekerasan geng setelah dia berusaha menyerang saksi di ruang sidang.

Siale Angilau (25) ditembak beberapa kali saat dia melompat ke arah kursi saksi sambil menggenggam sebatang pulpen dengan agresif dan sikap mengancam. Demikian penjelasan FBI.

Juru bicara FBI Mark Dressen mengatakan, Angilau menderita setidaknya satu luka di dada dan masih sempat dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Seorang saksi mata pengunjung sidang, Perry Caldwell, mengatakan, dia mendengar setidaknya enam suara tembakan di ruang sidang di pengadilan Salt Lake City, Utah, itu.

"Saksi saat itu sedang menceritakan proses inisiasi geng. Saksi tidak terluka dalam insiden itu," ujar Caldwell.

Angilau dijerat 29 dakwaan pada 2010 terkait konspirasi, penyerangan, perampokan, dan serangan bersenjata. Dia juga dijerat dakwaan menyerang petugas federal pada 2007. (*)


12.47 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger