Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

119 Guru Dipecat karena Pelanggaran Seksual

Written By wartini cantika on Selasa, 03 Maret 2015 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM - Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Di Indonesia, profesi sebagai guru sangat dihormati karena merupakan pekerjaan yang mulia.

Namun di Jepang, meskipun menjadi seorang guru juga merupakan pekerjaan yang paling mulia, banyak sekali guru yang dipecat akibat melakukan pelanggaran seksual (tuduhan atau dengan bukti).

Menurut data statistik publik Jepang, pada tahun pendidikan 2012, pemecatan guru untuk pelanggaran seksual meningkat menjadi 119 guru, bersama dengan 35 suspensi dan 11 guru membayar sesuai sanksi.

Sebanyak 186 Guru terdapat mengakali siswa-siswinya untuk diajak berhubungan intim. Dua diantara guru yang tertuduh merupakan seorang guru wanita dan sisanya laki-laki.

Disebutkan, guru yang berusia 60-an tahun lah yang paling banyak melakukan tindakkan asusila ini, namun tidak sedikit banyak yang berusia 20-an.

Di tahun ini, seperti dimuat keepo.me, seorang guru 52 tahun yang menjadi guru sekolah dasar juga berprofesi sebagai model harem virtual, dan pengakuannya pernah membuat 6 murid sekolah dasar ini menciumnya di gym beberapa kali seminggu sebelum akhirnya kasus ini diketahui oleh pihak berwajib.

Di sisi lain seorang guru 52 tahun, dua kali diraba-raba oleh satu muridnya di mobil dan anak itu kemudian berhubungan seks dengan ibunya.

Satu lagi sebuah kasus yang sangat disayangkan, seorang guru 25 tahun yang mengajar privat dengan siswi 17 tahun itu, lalu berkembang menjadi hubungan intim. Parahnya, hal ini mendapat persetujuan orangtuanya.

Namun teman-teman dari siswi tersebut melaporkan ke pihak kepolisian atas perbuatan gurunya yang cabul itu. Namun Guru ini dapat terlepas dari hukumannya. (nto/bbs)


12.47 | 0 komentar | Read More

PBVSI Pekanbaru Gelar Kejuaraan Kota Junior III

Laporan : Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pekanbaru, Senin (2/3/2015) hingga Selasa (10/3/2015) menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot) Junior III di Lapangan Bola Voli milik Pengkot PBVSI Pekanbaru Jalan Kandis, Pekanbaru.

Kejurkot Junior tersebut diikuti oleh 12 Tim Putra dan 8 Tim Putri.

"Kejuaraan itu dibuka oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pekanbaru Martius Busti yang juga sebagai Ketua Pengkot PBVSI Pekanbaru, Senin (2/3/2015) sore lalu," ujar Wakil Ketua Panitia Zainuddin Balok kepada Tribun, Selasa (3/3/2015).

Pertandingan pertama kata Zainuddin, diikuti 8 Tim Putra dan Putri.

"Untuk Putra, pertama Tim Ipoda A lawan XTC dan dimenangkan oleh Ipoda A dengan skok 2-0, lalu Ipoda B lawan UHA dimenangkan oleh XTC dengan skor 2-0," ucap Zainuddin.

Sedangkan untuk Putri, Tim Anjungan A lawan Wahana Jaya dimenangi oleh Anjungan A dengan skor 2-0, kemudian Laskar lawan Tunas Muda dimenangkan oleh Laskar dengan skor 2-0.

Penulis: Rino Syahril

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan


12.47 | 0 komentar | Read More

Takut Tercium Broker Tanah, Plt Gubri Rahasiakan Jalur Kereta Api Sumatera

Laporan: Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau akan mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalur kereta api lintas Sumatera pada Maret mendatang untuk tahap pertama. Namun Plt Gubernur Riau, Andi Rachman meminta agar pembebasan lahan ini sementara diketahui internal Pemprov agar tidak ada permainan lahan oleh warga.

"Mulai pembebasan lahan untuk pembangunan jalur kereta api Sumatera akan dimulai Maret mendatang," ujar Plt Gubernur Arsyadjuliandi Rachman saat memimpin rakor pelaksanaan pembangunan Riau di Gedung Daerah, Selasa (3/3/2015).

Pembangunan Jalur Kereta Api lintas Sumatera itu untuk di Provinsi Riau terbagi dalam beberapa jalur. Jalur tahap pertama itu dari Duri-Pekanbaru, kemudian jalur Rantau Parapat-Duri-Dumai. Selanjutnya jalur Pekanbaru-Muara Lembu-Teluk Kuantan -Muaro dan jalur Taluk Kuantan-Rengat-Jambi.

"Untuk mendukung pembangunan di daerah pesisir juga akan dibangun jalur kereta api dari Pekanbaru-Buatan-Tanjung Buton," jelas Andi Rachman. (*)

Berapa anggaran pembebasan lahan tersebut? FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU

Penulis: Nasyuha

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan


12.47 | 0 komentar | Read More

Zulkifli Hasan Terpilih, Barisan Muda PAN Siap Amankan Konsep 3R di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terpilihnya Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional dalam Kongres di Bali Minggu kemarin dinilai sebagai angin segar bagi sejumlah kader partai tersebut di Riau. Zulkifli dipandang sebagai sosok muda yang memberi harapan besar bagi kemajuan partai besutan reformasi tersebut untuk jangka waktu 5 tahun ke depan.

Barisan Muda (BM) PAN sebagai sayap partai, tempat berkumpulnya kader muda menyatakan, siap untuk mengamankan kepengurusan baru PAN di seluruh tingkatan baik provinsi sampai ke level terbawah.

Ketua MPB Barisan Muda PAN Riau, Ir Nofrizal MM menegaskan, kemenangan Zulkifli Hasan merupakan kemenangan seluruh kader. Ia menilai, beralihnya tampuk kekuasaan partai ke kader yang lebih muda makin membuat energi partai bertambah besar.

"Terus terang, kondisi ini membuat suasana jadi makin segar dan baru. Ini kemenangan bersama seluruh kader partai," kata Nofrizal didampingi Ketua BM PAN Riau, TM. Thomaslan dan Ketua BM PAN Pekanbaru, Ronald Akhyar SH, Selasa (3/3/2015).

Menurutnya, BM PAN tidak akan lelah untuk mengawal kepengurusan baru hasil Kongres Bali. Termasuk, mengamankan konsep 3R yang menjadi ide besar Zulkifli Hasan untuk membangun partai tersebut. 3R tersebut yakni Regenerasi, Reunifikasi dan Revitalisasi.

"3R itu menjadi spirit baru dalam menjalankan roda kepartaian. Konsep tersebut senantiasa terjabar dalam setiap gerak partai. BM PAN akan menjadi barisan terdepan kaum muda untuk mengamankannya," tegas Nofrizal.

Ia menambahkan, PAN tidak pernah mengenal konsep 'cuci gudang' terhadap kader-kadernya. Seluruh kader tetap dilibatkan sesuai porsi dan perannnya masing-masing.

Penulis: Raya Desmawanto Nainggolan

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan


12.47 | 0 komentar | Read More

Plt Gubri Perintahkan Bupati dan Walikota Tuntaskan Tapal Batas Daerah

Laporan: Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM. PEKANBARU - Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menghimbau kepada bupati/ walikota untuk menyelesaikan dan memberikan perhatian khusus untuk masalah tapal batas antardaerah. Terlebih bagi daerah yang akan melaksanakan Pilkada dalam waktu dekat ini. Ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana kondusif dalam penyelengaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2015.

"Yang perlu menjadi perhatian kabupaten kota diantaranya penyelesaian tapal batas wilayah yang belum selesai konfliknya," ujar Andi Racman sapaan akrabnya, Selasa (3/3/2015).

Menurut data yang ada di Provinsi Riau ada 23 segmen masalah tapal batas, dimana 2 segmen telah terbit Permendagri, 3 segmen dalam proses di Kemendagri dan 18 segmen batas antar kabupaten/ kota belum selesai.

"Saya mengharapkan jelang pilkada bupati dan walikota proaktif untuk menyelesaikan masalah tapal batas antar daerah," ujarnya.

Jika penyelesaian batas dearah tidak mampu dilakukan oleh kabupaten/ kota, maka penyelesaiananya akan diselesaikan oleh pihak provinsi. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru


12.47 | 0 komentar | Read More

Syahrini Jadi Saksi, Apa Perannya di Kasus Abraham Samad?

Written By wartini cantika on Senin, 02 Maret 2015 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memeriksa artis Syahrini, Senin (2/3/2015). Pemeriksaan itu terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen yang menjerat ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.

"Hari ini Syahrini akan hadir, sesuai dengan jadwal," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto saat dihubungi, Senin pagi.

Rikwanto mengatakan, Syahrini merupakan teman dekat dari Feriyani Lim, pelapor perkara dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan Abraham. Penyidik Polri akan mengorek keterangan dari Syahrini terkait benar tidaknya tudingan Feriyani kepada Abraham.

"Syahrini bukan saksi kunci, penyidik hanya ambil beberapa keterangan saja dari dia," ujar Rikwanto.

Abraham ditetapkan sebagai tersangka pada 9 Februari 2015 setelah penyidik melakukan gelar perkara. Penyidik berpendapat, alat bukti telah cukup didapat, yakni Kartu Keluarga (KK), KTP, dan paspor Feriyani, yang diduga palsu.

Sejauh ini, penyidik Polda Sulawesi Selatan dan Barat telah memeriksa 23 orang saksi. Mereka berasal dari pihak imigrasi, kecamatan, kelurahan dan sebagainya. Seluruh bukti menunjukkan bahwa Abraham terlibat pemalsuan dokumen.

Feriyani melaporkan Abraham ke Bareskrim Polri atas dugaan memalsukan dokumen untuk pembuatan paspor. Kuasa hukum Feriyani, Haris Septiansyah, mengatakan bahwa laporan dibuat karena kliennya dirugikan atas tindakan Abraham dan teman Abraham bernama Uki.


12.47 | 0 komentar | Read More

Ombudsman Riau Minta Warga Desa Indra Sakti Tak Takut Intimidasi, Mengapa?

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Riau telah menerima semua berkas laporan warga Desa Indra Sakti Kecamatan Tapung terkait persoalan lahan transmigrasi. Warga diminta agar tidak takut diintimidasi oleh pihak manapun.

"Tidak perlu takut diintimidasi dengan ancaman. Yang penting menahan diri. Jangan sampai rusuh di lokasi," ujar Asisten Pengaduan dan Penyelesaian Laporan ORI Riau Bambang Pratama, Senin (2/3/2015).

Bambang mengatakan, pihak manapun tidak bisa mengambil tindakan apa-apa terkait persoalan tersebut selama proses di Ombudsman sedang berjalan. Khusus kepada Kades Indra Sakti Nurgianto, Ombudsman akan menyampaikannya langsung saat dimintai klarifikasi.

Seperti diketahui, Kades dituduh berupaya mengambil alih lahan garapan dari Unit Pemukiman dan Transmigrasi (UPT) II seluas 38,5 hektare. Padahal, sekelompok warga yang tergabung dalam Kelompok Penggarap Hutan Belantara sudah menggarap lahan itu dan membangun Perkebunan Kelapa Sawit sejak tahun 1994 silam.

Kades mengatasnamakan negara untuk mengambil alih lahan tersebut. Nurgianto berdalih bahwa lahan itu milik desa. Namun, Nurgianto berencana membagi-bagikan lahan itu kepada warga yang lain. (*)

Bagaimana situasi terkini di masyarakat? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru


12.47 | 0 komentar | Read More

FOTO: Begini Proses Pembuatan Krayon

TRIBUNPEKANBARU.COM - Siapa yang tidak kenal krayon. Benda ini sangat akrab dengan anak-anak. Rasanya, hampir seluruh anak terutama yang bersekolah di taman kanak-kanak memiliki benda warna-warni ini.

Fotografer Bryan Derballa memotret cara pembuatan krayon-krayon tersebut langsung di pabriknya. Ia mengunjungi Crayola di Easton, Pennsylvania, Amerika Serikat. Crayola berdiri sejak 1885. Pabrik Crayola di daerah tersebut menghasilkan 12 juta krayon setiap hari.

Fotografer asal New York itu mengatakan harus berjalan sejauh beberapa mil mengitari pabrik untuk melihat proses pembuatan. "Pabriknya sangat besar. Saya mungkin harus berjalan beberapa mil selama waktu pemotretan, berpindah dari satu bagian ke bagian lainnya dari pabrik itu," katanya dilansir Dailymail.

Gambar yang diambilnya termasik silo, gudang penyimpanan yang berisi lebih kurang 45 ton lilin yang belum berwarna. Lilin itu akan dipanaskan dan dipindahkan ke ceret. Di tempat itu ditambahkan pigmen berbentuk tepung yang akan mengubah lilin itu menjadi berwarna.

Cairan warna tersebut kemudian dipompa ke cetakan yang diberi pendingin air, yang kemudian mengeluarkan batangan krayon yang sudah dicetak. Benda itu siap diberi label.


12.47 | 0 komentar | Read More

Guru Olahraga yang Cabuli Siswa SD di Inhu Tak Berani Tatap Wajah Ibunya

Laporan: Bynton

TRIBUNPEKANBARU.COM, INHU - Tersangka kasus pencabulan siswa di SDN 026 Pematang Reba, Ad (28) mengaku malu atas perbuatannnya tersebut. Guru olahraga itu bahkan tak mampu menatap wajah ibunya yang datang menjenguknya di Malpolres Inhu, Senin (2/3/2015) pagi/

Di hadapan penyidik dengan tangan diborgol, Ad bercerita dengan ibunya. Terlihat ia tidak mampu menatap mata ibunya dan berbicara pelan.

Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Taufik Suardi menjelaskan, hingga kini kasus tersebut masih dalam proses pengembangan.

Sementara itu, meski nama Sekolah SDN 026, Pematang Reba tercoreng oleh karena kasus pemcabulan ini namun sekolah tersebut tetap melanjutkan aktivitas seperti biasa. (*)

Sudah berapa lama pencabulan itu dilakukan tersangka? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Bynton Simanungkalit

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan


12.47 | 0 komentar | Read More

Pria Ini Organisir Tur Seks dengan Sasaran Anak-anak

TRIBUNPEKANBARU.COM, SINGAPURA – Chan Chun Hong (31) menghadapi lebih dari 100 tuntutan karena mengorganisir tur seks komersial luar negeri dan mempromosikan seks komersial dengan anak di bawah umur di luar Singapura.

Chan Chun Hong mengaku bersalah untuk tujuh tuduhan transmisi bahan cabul dengan cara elektronik, satu tuduhan membuat rencana perjalanan, tiga tuduhan mendistribusikan informasi untuk mempromosikan seks komersial, dan salah satu yang memiliki film cabul.

Sebanyak 133 tuduhan lainnya, sebagian besar untuk transmisi bahan cabul, akan dipertimbangkan ketika ia dijatuhi hukuman. Setelah mendapat petunjuk rahasia dari Federal Bureau of Investigation Amerika Serikat pada tahun 2013, Chan, juga dikenal sebagai Chris, ditangkap di Bandara Changi pada 1 Maret tahun lalu.

Seperti dikutip singapuraterkini.com dari straits times, informasi yang diterima, menuding ia terlibat dalam pariwisata seks anak di negara-negara seperti Indonesia, Kamboja dan Filipina.

Wakil Jaksa Penuntut Umum, Yang Ziliang, mengatakan Chan kecanduan pornografi anak dan sudah mulai mencari sumber online untuk platform mendapatkan materi tersebut. Dia juga berkomunikasi dengan orang lain untuk perdagangan dan bahan pertukaran secara online dan mulai alamat e-mail baru yang melakukan hal ini pada tahun 2011.

Penyelidikan menunjukkan bahwa ia menyelamatkan koleksi pornografi anak di hard disk portabel dan dikirim ke pengguna lain dalam pertukaran untuk bahan baru antara 2 Desember 2011 dan 6 September 2012.

Foto-foto dan video cabul termasuk gadis-gadis muda telanjang atau setengah telanjang dalam berbagai tindakan seksual dan pose. Beberapa diantaranya tampak sangat muda. Chan mengatakan pertama dihubungi salah satu "Mike Timothy" Mei 2012, untuk perdagangan gambar dan video gadis-gadis muda.


12.47 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger