Pemerintah Thailand Berupaya Hentikan Praktik Sewa Rahim Komersial

Written By Unknown on Minggu, 31 Agustus 2014 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM. BANGKOK—Thailand tengah berupaya menghentikan praktik sewa rahim komersial yang marak di negara itu. Negeri Gajah Putih merupakan salah satu tujuan utama pasangan mandul yang berharap memiliki anak, meski mesti lewat ibu pengganti.

Hingga beberapa pekan silam, Thailand masih tercatat sebagai pusat praktik sewa rahim lintas batas dunia, dengan aturan yang longgar. Menurut orang-orang yang terlibat dalam praktik bersangkutan, pasar sewa rahim Thailand bernilai ratusan juta dolar per tahun.

Dari berbagai negara, pasangan yang tak juga dikaruniai keturunan berbondong-bondong ke Thailand. Di sana, mereka memanfaatkan keterampilan dokter setempat. Oleh para dokter itu, embrio yang tercipta dari kedua orang tua lalu ditanam ke dalam rahim seorang perempuan Thailand. Bisnis semacam ini naik daun, seiring dengan maraknya bisnis wisata kedokteran. Para pelanggannya umumnya pasangan yang menunda pernikahan atau anak hingga umur lebih tua, kala masalah kesuburan pasangan menjadi ihwal yang kian umum.

Sejumlah lembaga lintas negara mempertemukan calon orang tua dengan ibu pengganti. Embrio diciptakan dalam klinik khusus kesuburan. Biasanya, proses pembuahan melibatkan sel telur dari pendonor.

Pakar industri memperkirakan ribuan kontrak sewa rahim lintas negara ditandatangani setiap tahun di beberapa lokasi, termasuk di Thailand. Negeri Gajah Putih merupakan incaran utama, lantaran biaya sewa rahim di sana lebih murah ketimbang negara-negara bagian Amerika Serikat. Sebut saja California, Nevada dan Illinois. Di tiga negara bagian itu, sewa rahim komersial merupakan praktik yang sah di bawah hukum. Aturannya pun ketat.

Permintaan sewa rahim di Thailand bertumbuh, di tengah-tengah pengenalan batasan atau larangan praktik sewa rahim di Perancis, Finlandia, hingga Hong Kong. Minimnya aturan sewa rahim dalam komunitas Buddha Thailand yang toleran memicu kepercayaan, bahwa pelakunya tak akan menghadapi satupun masalah.

Bagaimanapun, pemerintah Thailand kini berupaya menutup pintu terhadap praktik sewa rahim. Mereka sekarang menyadari, sejauh mana bisnis semacam itu pesat berkembang di Negeri Gajah Putih.(*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Pemerintah Thailand Berupaya Hentikan Praktik Sewa Rahim Komersial

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2014/08/pemerintah-thailand-berupaya-hentikan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Pemerintah Thailand Berupaya Hentikan Praktik Sewa Rahim Komersial

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Pemerintah Thailand Berupaya Hentikan Praktik Sewa Rahim Komersial

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger