328 Sekolah Belum Isi PDSS

Written By Unknown on Senin, 11 Februari 2013 | 12.47

Tribun Pekanbaru - Senin, 11 Februari 2013 12:25 WIB

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga batas akhir, 328 sekolah di Provinsi Riau diketahui belum menyerahkan data siswa dan sekolah ke Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS). Padahal, mengirimkan data siswa dan sekolah ke PDSS merupakan syarat mutlak untuk mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2013.

Berdasarkan jadwal, pengisian PDSS semestinya dilakukan dalam rentang tanggal 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013 lalu. Namun, hingga tanggal 9 Februari 2013 total sekolah di Provinsi Riau yang telah mengisi PDSS hanya 473 sekolah. Sementara, sekolah di Riau yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencapai 801 sekolah.

Menurut Pembantu Rektor I Universitas Riau (UR), Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA kepada Tribun, Minggu (10/2), dari 801 sekolah yang terdaftar di Kemdikbud, 603 sekolah diantaranya adalah tingkat SMA/MA. Sementara tingkat SMK ada 198 sekolah. Namun, sampai sekarang, baru 283 SMA yang mengisi PDSS. Lalu MA ada 84 sekolah dan SMK 106 sekolah. Selebihnya tidak mengisi.

Secara umum, rasio jumlah sekolah yang mendaftar kali ini memang lebih banyak dibanding pada tahun 2012 lalu. Dimana hanya sebanyak 165 sekolah yang mendaftar kala itu. Dengan kondisi tersebut, rasio sekolah mendaftar antara 2013 dengan 2012 adalah  286,67 persen. Sayangnya, Aras tidak merinci kabupaten/kota mana yang sekolahnya terbanyak belum mengisi PDSS. Pasalnya, data tersebut langsung ditangani panitia pusat.

Dijelaskan Aras, panitia pusat SNMPTN juga telah mengeluarkan informasi tambahan terkait penerimaan mahasiswa baru. Dimana, sekolah-sekolah yang telah mendaftar melalui PDSS namun belum menyelesaikan keseluruhan tahapan kegiatan pendaftaran, ppanitia masih memberiikan kesempatan untuk menyelesaikannya. Kesempatan itu diberikan sampai tanggal 11 Februari (hari ini-red) pukul 22.00 WIB.

Lalu, bagi siswa yang belum melakukan verifikasi nilai yang telah diisi oleh pihak sekolah, diberikan batas waktu sampai tanggal 6 Maret pukul 22.00 WIB untuk menyelesaikannya. Sebelumnya, Aras juga menyayangkan adanya sekolah yang tak mengisi PDSS. Karena hal itu justru merugikan siswa yang kehilangkan kesempatan ikut SNMPTN. Siswa hanya berkesempatan ikut SBMPTN atau Ujian Mandiri.

Ditanya terkait masalah ini, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Abdul Kadir mengaku belum mengetahui adanya sekolah yang tidak mengisi PDSS. Menurutnya, pihak Disdik belum menerima laporan baik dari sekolah ataupun pemerintah kabupaten/kota. "Tapi kalau memang benar sepert itu kita sangat menyayangkan. Karena yang rugii justru siswa sendiri," tutur dia.

Menurutnya, pengisian PDSS sangat penting dilakukan pihak sekolah. Karena lewat program itulah data sekolah maupun siswa dapat diketahui oleh panitia pusat. Apalagi, data tersebut berisi nilai siswa dari semester pertama dirinya duduk di bangku SMA/MA dan SMK. Nilai itu penting, karena kelulusan SNMPTN tak lagi lewat tes tertulis melainkan berdasarkan nilai raport dan Ujian Nasional (UN).

Abdul Kadir sendiri mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, tak semestinya sekolah tidak mengisi atau terlambat mengisi PDSS. Karena, informasi terkait program tersebut sudah lama disosialisasikan ke sekolah-sekolah. Bahkan, ke pemerintah kabupaten/kota juga sudah. Ia menilai, hal ini semestinya menjadi perhatian pihak terkait.(*)


Anda sedang membaca artikel tentang

328 Sekolah Belum Isi PDSS

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2013/02/328-sekolah-belum-isi-pdss.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

328 Sekolah Belum Isi PDSS

namun jangan lupa untuk meletakkan link

328 Sekolah Belum Isi PDSS

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger