Kualitas Udara Pekanbaru Perlahan Membaik

Written By Unknown on Sabtu, 29 Juni 2013 | 12.48

Laporan : David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Kualitas udara Kota Pekanbaru mulai mengalami perbaikan. Seperti tercatat dalam papan Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang berada di jalan Sudirman depan kantor Walikota Pekanbaru, lampu indikator menyala berwarna hijau atau kualitas udara berada pada kategori sedang. Membaiknya kualitas udara ini mungkin dikarenakan jumlah titik api yang mengalami penurunan dalam beberapa hari belakangan ini. Seperti tercatat, dari pantauan satelit NOAA yang diterima BMKG, Kamis (28/6) lalu, terpantau sebanyak 6 titik api.

Kepala Laboratorium BLH Kota Pekanbaru, Syarial mengatakan, tiga stasiun pemantau kualitas udara ambient yang dimiliki kota Pekanbaru mencatat kualitas udara mengalami peningkatan di banding hari sebelumnya.

"Kualias udara berada pada indeks 80 yang dikategorikan sedang," Jelas Kepala laboratorium BLH ini.

Meskipun kualitas udara mengalami peningkatan (membaik), jelas Syarial, namun kualitas udara Kota Pekanbaru sempat menurun drastis, yakni berada pada indeks 177 atau dikategorikan tidak sehat. Dari pantauan  mereka selama tiga hari belakangan ini, kualitas udara  kota Pekanbaru menjadi tidak menentu, bahkan sempat menyentuh indeks 177 yang dikategorikan kualitas udara tidak sehat.

Hari Rabu, (26/6) lalu, kualitas udara sempat membaik, Kualitas udara mengalami peningkatan (membaik) dari 177 menjadi 96, Yang mana angka tersebut dikategori kualitas udara baik. Namun kondisi tersebut hanya bertahan satu hari saja. Kemarin Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Pekanbaru meningkat ke angka 159, yang dikategorikan tidak sehat.

"Ternyata disaat orang sudah melihat cuaca sedang bagus, ternyata kualitas udara tidak sehat. Kualitas udara tidak dapat dilihat secara kasat mata (visual) saja. Kualitas udara hanya dapat diketahui melalui pantauan alat pengamatan kulaitas udara," Papar nya.

Ditambahkanya, Kondisi kualitas udara di tiap tempat atau daerah sangat variatif, misalnya kualitas udara di daerah Tampan, akan berbeda dengan kualitas udara yang ada di Kulim. Kualitas udara  yang berbeda tersebut di sebabkan beberapa faktor, salah satunya yakni kecepatan dan arah angin.

Bila dirunut berdasarkan rekaman alat pengukur kualitas udara yang mereka terima setiap setengah jam, tercatat kualitas udara menjadi sangat buruk, saat pukul 1.00 subuh. Misalnya seperti data yang kita terima dari perekaman alat pengkur kualitas udara hari ini, jam 1 malam, konsentrasi debu tinggi, yakni 287 mg/m3. Kemudian kosentrasi debu di udara mulai menurun, yakni menurun hingga titik terendah,  pada pukul 7.00 wib pagi, yakni hingga 39 mg/m3. Kemudian kualitas udara kembali memburuk hingga pukul14.00 sampai pukul  20.30 wib, konsentrasi debu meningkat menjadi 244 mg/m3.

"Masyarakat perlu untuk memperhatikan kualitas udara yang ada di sekitar kita, apalagi ditengah kondisi sekarang ini yang cenrung berubah-ubah," Jelas Syarial. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Kualitas Udara Pekanbaru Perlahan Membaik

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2013/06/kualitas-udara-pekanbaru-perlahan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Kualitas Udara Pekanbaru Perlahan Membaik

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Kualitas Udara Pekanbaru Perlahan Membaik

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger