Sayur Segar dari Kebun Cipanas juga Naik Harga

Written By Unknown on Minggu, 14 Juli 2013 | 12.48

TRIBUNPEKANBARU.COM, BOGOR - Kenaikan harga sayuran dan bahan pokok ternyata tak hanya terjadi di pasar dan warung (hilir). Hal ini ternyata juga terjadi di lokasi perkebunan (hulu) meski kenaikannya tidak setinggi di wilayah hilir.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pedagang sayur dari Cipanas, Cianjur yang berjualan di Kawasan Agro Wisata Gunung Mas yang dikelola oleh PT. Perkebunan Teh Nusantara VIII di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Dia mengaku, tiap akhir pekan berjualan di lokasi ini, untuk memenuhi kebutuhan tamu-tamu yang menginap di kawasan Agro Wisata Gunung Mas.

"Jualan di sini tiap akhir pekan aja. Biasanya ada tiga orang yang jualan. Di Lapangan Kuda ini, di dekat pabrik dan dekat portal," katanya saat ditemui Tribunnews.com di Kawasan Agro Wisata Gunung Mas, Minggu 14 Juli 2013.

Perempuan berusia 28 tahun ini memaparkan, bahwa dirinya mengangkut sayuran langsung dari kebun di Cipanasmenggunakan mobil bak terbuka.

"Biasanya berangkat dari Cipanas selepas subuh. Setelah semua sayuran dimasukkan ke bak. Ongkosnya sampai sini 70.000,"paparnya.

Mengenai harga, dia membenarkan jika harga-harga juga naik. Meskipun tidak setinggi harga di pasar.

"Iya harga-harga naik juga. Cuma engga setinggi kalau di pasar. Soalnya kita ngambil langsung di kebun. Paling kami lebih murah Rp 1000 sampai Rp1.500," ujarnya.

Perempuan asli Cipanas ini menjual berbagai macam sayuran dengan harga yang bervariasi. Yang pasti lebih murah daripada harga pasar.

"Saya jualan mulai dari harga seribu rupiah sampai paling mahal Rp 7.500. Mulai dari kembang kol hingga nanas," katanya.

Sayur Kembang Kol dijual 1 ikat Rp 7.500, Wortel 1 ikat Rp 7.500. Brokoli dijual 1 buah Rp 5.000, sedangkan yang agak kecil 3 biji Rp10.000, satu ikat Lobak dijual dengan harga Rp 3.500  Sedangkan sawi hijau satu ikatnya Rp 2.000, daun Lengkiok dihargai sebesar Rp1.000  dan Tomat satu kilo Rp 6.000

Ia mengaku menggelar lapak di lokasi yang paling banyak wisatawannya. Demikian juga dengan kedua rekannya. Ini dimaksudkan untuk memasarkan dagangannya ke wisatawan. Ia berjualan hingga wisatawan tak lagi ada.

"biasanya paling lama sampai maghrib. Ya paling banyak yang beli wisatawan. Warga sini mah jarang. Ini buat memenuhi kebutuhan wisatawan. Soalnya di sini kan teh aja. Enggak ada sayuran," tuturnya. (Tribunnews.com)


Anda sedang membaca artikel tentang

Sayur Segar dari Kebun Cipanas juga Naik Harga

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2013/07/sayur-segar-dari-kebun-cipanas-juga.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Sayur Segar dari Kebun Cipanas juga Naik Harga

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Sayur Segar dari Kebun Cipanas juga Naik Harga

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger