Harga Rumah Non Subsidi Sudah Naik

Written By Unknown on Selasa, 01 Oktober 2013 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU..COM, PEKANBARU – Perkembangan bisnis property perumahan di Pekanbaru khususnya dan di Riau umumnya, sejak beberapa tahun terakhir menanjak naik dengan drastisnya. Baik itu dalam segi jumlah perumahannya maupun jumlah pengusaha propertynya. Bahkan, pembangunan apartement pun sudah dimulai. Bahkan rumah toko sudah menjamur hampir di setiap ruas jalan di Pekanbaru.

Sejalan dengan itu, kebutuhan masyarakat Riau akan rumah pun meningkat drastis. Berapapun rumah yang dibangun selalu terjual habis, dan dimanapun lokasinya, terutama di Pekanbaru. Baik itu rumah subsidi maupun rumah non subsidi. Ada yang memang untuk dibeli, ada juga investasi.

Kalau pada awal berkembangnya bisnis property ini harga rumah dan ruko khususnya relatif murah, namun dari tahun ke tahun harga rumah dan ruko ini semakin naik. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh permintaan akan rumah dan ruko yang semakin meningkat, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, dan harga bahan bangunan yang naik pula.

Pada akhir tahun 2013 ini, harga rumah non subsidi sudah naik. Namun, untuk harga rumah subsidi masih menunggu keputusan Menteri Perumahan Rakyat (Kemenpera). Menurut Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau, Rifa Yendi kepada Tribun, Senin (30/9) menyebutkan, harga rumah di Riau saat ini memang sudah naik, namun khusus untuk rumah non subsidi.

"Rumah non subsidi atau rumah di atas tipe 36 memang sudah naik, kenaikan ini disebabkan sudah naiknya harga bahan bangunan dan tingginya permintaan. Untuk persentase kenaikan, tergantung kepada lokasi rumah. Misalnya rumah di kawasan perkotaan tentu akan berbeda dengan rumah di lokasi yang bukan perkotaan," ungkap Rifa.

Kenaikan harga ini, ulas Rifa, sudah dimulai sejak bulan Septermber. Sedangkan untuk rumah subsidi atau tipe 36, saat ini REI sudah mengajukan kenaikan sebesar 30 persen ke Kemenpera. Namun, belum ada keputusan dari Kemenpera.

"Sesuai dengan harga bahan bangunan di di Riau, yang dipengaruhi oleh naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang sejalan pula dengan naiknya ongkos transportasi bahan bangunan, maka kenaikan harga rumah subsidi yang diajukan ke pusat sebesar 30 persen. Sampai saat ini belum final, masih menunggu keputusan Kemenpera," jelas Rifa.

Sementara itu, suku bunga kredit berdasarkan BI Rate diperkirakan tahun ini juga akan naik. Diperkirakan pihak bank yang menyediakan kredit perumahan juga akan menaikan suku bunga kreditnya. Namun, sumber Tribun di Bank Riau dan Kepri, pihak Bank Riau dan Kepri tidak akan menaikan suku bunga kredit khusus untuk Kredit Perumahan Rakyat (KPR), walau BI Rate nantinya naik. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Harga Rumah Non Subsidi Sudah Naik

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2013/10/harga-rumah-non-subsidi-sudah-naik.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Harga Rumah Non Subsidi Sudah Naik

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Harga Rumah Non Subsidi Sudah Naik

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger