Jalilah Bingung Saat Sampai di Bilik Suara

Written By Unknown on Kamis, 10 April 2014 | 12.47

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com: Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Jalilah, 45 tahun kebingungan sampai di bilik suara. Ia tampak tidak mengerti harus mencoblos partai dan caleg mana. Semua surat suara yang ia bawa ke bilik suara langsung ia buka secara keseluruhan.

"Ini nyoblos partainya apa namanya ya. Banyak sekali nama-namanya," ujar Jalilah saat di bilik suara. Sehingga kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS VIII Dumai Kota tersebut pun bereaksi atas pertanyaan Jalilah yang memang tampak bingung tersebut.

"Boleh Ibu coblos partainya dan salah satu namanya, boleh juga namanya aja," ujar salah satu KPPS kepada Jalilah.

Akhirnya, Jalilah mencoba melakukan pencoblosan. Usai melakukan pencoblosan, ia tidak melipat surat suara tersebut. Panitia kembali mengingatkan agar Jalilah melipat dulu surat suara tersebut sebelum dimasukkan ke kotak suara.

"Bingung, gak tau harus nyoblos siapa. Coblos aja satu satu, gambarnya hanya satu kertas yang ada. Tiga kertas lagi tidak ada gambar," kata Jalilah usai melakukan pencoblosan.

Ia mengaku tidak mendapat arahan sebelumnya. Ia hanya mendapat undangan untuk memilih pada hari kemarin. Sementara orang yang mendampinginya pun tidak ada.

Ema Lubis (65), pemilih di TPS 9 Ratu Sima juga mengaku bingung saat berada dalam bilik suara. Ia tidak tahu siapa yang telah ia coblos. Diceritakannya, ia tidak tahu apa-apa sebelum datang ke TPS. Apalagi mengenali calon yang akan dipilih.

"Awalnya saya datang aja dulu. Setelah datang, eh dikasihnya empat lembar kertas yang berlipat. Saya buka saja satu persatu, dari pada lama-lama. Entah siapa yang saya coblos tadi. Nama-nama calegnya banyak," katanya sambil tertawa.

Ketua KPPS di TPS 9 Ratu Sima, Sudarno mengatakan di TPS itu tidak ada masalah, seperti protes dari warga yang tidak dapat undangan. Namun, beberapa orang tua yang melakukan pencoblosan memang tampak kebingungan.

Di TPS tersebut ada 414 DPT dan 7 DPK. Namun, dua orang DPK tidak menggunakan hak suaranya.

"Masalah orang tua kadang didampingi anaknya, mana yang tampak bingung kami tunjukkan cara-cara mencoblosnya," katanya.

Ternyata tidak hanya kalangan orang tua yang susah melakukan pemilihan. Di kalangan orang yang lebih muda pun ada yang masih tidak tahun cara pemilihan. Selain itu, juga tidak tahu harus mencoblos caleg yang mana.

Seperti pengakuan Devi Putri yang mencoblos di TPS V Teluk Binjai. Ia mengaku kebingungan saat mencoblos surat suara pada Caleg DPRD dan DPRRI. Sebab, tidak ada gambar Caleg, sehingga sulit memilih siapa yang harus dicoblos.

"Kalau DPD ada namanya dan gambarnya. Pilih aja mana yang ganteng lagi. Ngapa pulak pusing-pusing," katanya. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Jalilah Bingung Saat Sampai di Bilik Suara

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2014/04/jalilah-bingung-saat-sampai-di-bilik.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Jalilah Bingung Saat Sampai di Bilik Suara

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Jalilah Bingung Saat Sampai di Bilik Suara

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger