Maimanah Umar Disuntik Dokter Sebelum Pimpin Sidang MPR

Written By Unknown on Sabtu, 11 Oktober 2014 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Anggota DPD dari Riau, Maimanah Umar (77), sukses memimpin sidang pemilihan pimpinan MPR beberapa waktu lalu. Apa sih rahasianya? Berikut ini adalah pengakuan Maimanah kepada Tribunnews seusai sidang.

Pada saat orang-orang seusianya sudah di pembaringan, Maimanah Umar (77) justru baru mulai memimpin sidang pemilihan Ketua MPR, Selasa (7/10) malam. Sidang itu berakhir Rabu pagi dan Maimanah dinilai sukses melaksanakan tugasnya. Sesaat setelah sidang ditutup, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Farouk Muhammad menyalami dan memuji Maimanah.

Perbincangan Maimanah dengan Tribun pun terhenti sejenak. "Ibu luar biasa," ujar purnawirawan jenderal bintang dua Polri itu. Farouk memuji Maimanah yang tenang dan sukses memimpin sidang.

Maimanah membalas apresiasi itu. Ia juga mengatakan bahwa semua terjadi atas kuasa-Nya. "Yah, berdoa saja," katanya. "Padahal kemarin sidang sampai subuh ya," imbuh anggota DPD dari Provinsi Riau tersebut.

Selain dari sesama anggota DPD maupun anggota DPR, Maimanah juga mendulang pujian dari kerabat dan sahabat. Sebagian dari mereka menyampaikannya lewat pesan singkat (SMS). "Waktu saya buka, SMS banyak sekali, ada 50-an. Isinya, ada yang engucapkan terima kasih, ada yang menyatakan kami bangga, kami mengikuti sidang," katanya.

"Bahkan, suami kawan saya dari Riau tidak tidur. Dia mendoakan supaya saya sehat dan kuat. Mungkin berkat doa semua itu, saya kuat memimpin sidang," ungkapnya.

Dibanding anggota DPR, para anggota DPD menjalani sidang lebih panjang. Pemilihan pimpinan MPR yang mestinya digelar Senin (6/10) siang, tak bisa dilaksanakan karena DPD tak mencapai kata sepakat untuk mengusung calon pimpinan MPR.

Sidang pun ditunda sehari untuk memberi kesempatan DPD menentukan calon. Penundaan itu membuat para anggota DPR bisa meninggalkan ruang sidang. Sementara pada anggota DPD harus bertahan di ruang sidang. Maimanah pun memimpin sidang yang berlangsung hingga Selasa dini hari dan memutuskan memilih Oesman Sapta Odang sebagai calon pimpinan MPR dari unsur DPD.

Pada Selasa sekitar pukul 10.00 WIB, para anggota DPD sudah kembali ke ruang sidang untuk bersama para anggora DPR mengikuti rapat pimpinan MPR. Namun rapat itu tak bisa segera dimulai karena masih ada lobi-lobi fraksi dan dinamika lainnya. Melihat gelagat rapat akan dimulai malam dan bisa berlangsung hingga dini hari, Maimanah memanggil dokter dari klinik MPR. Secara mendadak, Maimanah minta kesehatannya.

Ia khawatir kesehatannya menurun karena sidang diperkirakan akan panjang. Maimanah bersyukur karena dokter menyatakan dirinya masih sehat. Namun, untuk menjaga kebugaran, sang dokter menyuntikkan vitamin C. "Alhamdulillah, setelah sidang (Senin sampai Selasa dini hari), saya tidak drop. Saya sempat khawatir juga, lalu saya periksa kesehatan. Magrib sebelum sidang, saya panggil dokter dari klinik MPR. Periksa tensi darah, rupanya normal, 150/70. Alhamdulillah normal, hati saya senang," katanya.

Maimanah mengaku, ia merasa senang juga karena tidak ada anggota DPR maupun DPD yang protes hingga merangsek ke meja pimpinan sidang. "Nggak ada yang bikin susah, nggak ada yang ribut dan berebut ke depan," katanya. Bila dibandingkan, tensi pada sidang pemilihan pimpinan DPR relatif lebih tinggi dibandingkan tensi pada sidang pemilihan ketua MPR.

Dokter juga menemukan gula darah Maimanah di atas normal. "Gula darah naik sedikit, jadi 200. Tapi tidak apa-apa karena itu habis makan. Lalu saya disuntik vitamin C. Saat itu, saya tidak sakit apa-apa, tapi untuk jaga-jaga saja," imbuhnya.

Prediksi Maimanan tidak keliru. Sidang berlangsung hingga subuh dan Maimunah mampu menyelesaikan tugasnya. Secara keseluruhan, sepanjang Senin hingga Rabu dini hari, Maimanah telah memimpin sidang selama sekitar 20 jam. Dia memimpin sidang MPR, sidang DPD, lalu sidang MPR lagi. Maimanah mengaku, ia sama sekali tidak mengantuk selama memimpin rangkaian sidang MPR.

 "Mungkin karena panggilan tugas dan tanggung jawab, jadi nggak ada ngantuk. Juga karena mengikuti acara demi acara, saya tidak ada mengantuk," ungkapnya.

Hanya saja, sesekali Maimanah menguap. "Manusiawi kalau sekadar menguap. Tapi, saya tidak ada tidur," ujarnya.

Ia pun nyaris tak melewatkan dinamika yang terjadi di ruang sidang. "Hanya pergi sebentar ke toilet lalu kembali lagi sidang," kata Maimanah.

"Saya, sejak kecil senang berorganisasi. Dengan berorganisasi, saya jadi tidak mengantuk. Saya tidak mengantuk kalau ikut rapat atau mimpin rapat. Mungkin saya tidak ngantuk karena organisasi adalah hobi saya," imbuhnya.

Sebelum memimpin sidang, Maimanah selalu berdoa. "Yang pertama saya lakukan sebelum memimpin rapat yaitu berdoa. Malam sebelum sidang, saya salat tahajud dan berdoa, 'Ya Allah, berikanlah kemudahan kepadaku.' Mungkin (kelancaran sidang) itu-lah jawabannya," ujarnya.

Kesetjenan MPR memilih anggota termuda dan tertua untuk menjadi pemimpin  sidang sementara. Anggota termuda Ade Rizki Pratama (26) yang merupakan legislator dari Fraksi Partai Gerindra. Sedangkan anggota MPR tertua sejatinya adalah Mudaffar Sjah (79), senator dari Maluku Utara. Namun, kondisi kesehatan Mudaffar tidak memungkinkan sehingga, sesuai aturan, Maimanah yang harus menggantikannya.

Maimanah mengaku tidak punya tips khusus ataupun olahraga tertentu untuk menjaga stamina sehingga bisa memimpin sidang hingga puluhan jam. Juga tak pantang menyantap makanan tertentu. "Saya hanya jaga-jaga efek makanan. Misalnya kalau makan manis akibatnya begini, kalau banyak makan daging akibatnya begitu. Saya makan semua, tapi tidak terlalu banyak," tuturnya.

Satu kegiatan yang kerap dilakukan Maimanah sejak kecil, yakni menyerap sinar matahari pagi. "Kekurangan saya adalah jarang olahraga. Tapi, kalau ada waktu senggang, saya suka menyerap sinar matahari pagi, jam delapanan. Katanya kalau jam segitu cahaya matahari itu bagus," ungkapnya. (tribunnews.com)


Anda sedang membaca artikel tentang

Maimanah Umar Disuntik Dokter Sebelum Pimpin Sidang MPR

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2014/10/maimanah-umar-disuntik-dokter-sebelum.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Maimanah Umar Disuntik Dokter Sebelum Pimpin Sidang MPR

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Maimanah Umar Disuntik Dokter Sebelum Pimpin Sidang MPR

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger