TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Unit Komunikasi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Zylvia Thirda menyebutkan, Provinsi Riau memiliki potensi
ekonomi dengan perputaran uang beredarnya sangat besar.
Walaupun pada 2014 ini nilai investasi dan jumlah investor Riau yang berinvestasi di pasar modal mengalami peningkatan, namun dibandingkan dengan potensi itu, jumlahnya masih belum banyak terutama yang memanfaatkan dan menjadikan pasar modal sebagai pilihan untuk melakukan investasi.
Berdasarkan data per tanggal 30 April 2014, dari total 4.693 jumlah sub rekening efek dengan 4.035 single investor identification (SID), baru 746 investor Riau yang memanfaatkan fasilitas AKSes.
Dari sejumlah kota di Riau, investor terbanyak berada di Pekanbaru yakni 3.394 dengan total SID sebanyak 2.863. Sedangkan yang telah menggunakan fasilitas AKSes baru dikisaran angka 561.
"Secara angka ada penambahan baik jumlah rekening, SID maupun yang melakukan login. Peningkatan Riau yang sudah melakukan login sekitar 18 persen dan terbanyak di Pekanbaru," katanya dihadapan sejumlah wartawan saat workshop di Hotel Grand Central beberapa waktu lalu.
Data per 8 Oktober 2013 lalu, khusus untuk provinsi Riau, tercatat jumlah investor yang berdomisili di Riau sebanyak 3.640. Dari total jumlah investor itu, 558 yang telah memanfaatkan fasilitas AKSes atau baru sekitar 15 persen.(*)
Anda sedang membaca artikel tentang
Investor Pasar Modal Pekanbaru 2.863
Dengan url
http://pakanbarupos.blogspot.com/2014/05/investor-pasar-modal-pekanbaru-2863.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Investor Pasar Modal Pekanbaru 2.863
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Investor Pasar Modal Pekanbaru 2.863
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar