Ulva: Cincin Kawinpun Diminta Wabup Erianda

Written By Unknown on Selasa, 19 Agustus 2014 | 12.47

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Ulva Dayani, korban dugaan kasus penganiayaan oleh Erianda, Wakil Bupati Rokan Hilir sekaligus anak Gubernur Riau Annas Maamun, mengaku tidak pernah menerima pembagian harta atas perceraiaannya, bahkan cincin kawinpun diminta.
           
"Waktu saya bercerai dengan Erianda beberapa tahun lalu, saya hanya dibagi harta gono-gini sebidang tanah yang tidak luas. Bahkan cincin kawinpun dimintanya. Padahal hanya sekitar dua emas," kata Ulva kepada pers di Pekanbaru, Senin sore.
           
Dia sebelumnya melaporkan mantan suaminya, Erianda, ke kepolisian atas kasus dugaan penganiayaan dan penutupan akses bertemu anak-anaknya setelah lama bercerai.
           
"Bahkan sekarang ini saja, saya menempati rumah yang berstatus kuo, dan bukan atas nama saya. Selalu saja ditagih oleh Erianda," katanya.
            
Ketika jumpa pers itu, Ulva didampingi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Wilayah Riau, Ester Yuliani Manurung.
            
"Ulva juga harus kehilangan hak asuh kedua anaknya yang sejak bertahun-tahun bersama mantan suaminya itu," kata Ester.
           
Padahal, kata dia, hasil sidang pada tahun 2011 terkait hak asuh anak, sebelumnya dibagi dua, di mana untuk anak yang paling besar ketika itu berumur 10 tahun, diasuh oleh Ulva sementara yang kecil ketika itu masih berusia satu tahun dua bulan diasuh oleh Erianda.
           
Hasil persidangan tersebut, kata dia, tidak ditaati oleh Erianda yang terbukti selama ini mengasuh kedua anak Ulva tersebut.
           
"Sebenarnya putusan sidang itu juga terkesan rancu, karena seharusnya, anak yang masih berusia kurang dari dua tahun diasuh oleh ibunya karena masih membutuhkan asi," kata dia.
           
Terkait kasus tersebut, lanjut Ester, patut disangkakan Erianda telah melanggar pasal 352 JUH Pidana dan atau pasal 77 Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindingan Anak.
           
"Dalam kasus perlindungan anak, sebenarnya tidak rumit. Ulva hanya minta haknya sebagai ibu untuk dapat menjenguk dan merawat anak-anaknya. Itu tidak dipenuhi oleh Erianda," katanya.
           
Sementara terkait kasus penganiayaan, kata dia, itu merupakan hak Ulva untuk melaporkananya tanpa ada turut campur Komnas Anak. (antara)


Anda sedang membaca artikel tentang

Ulva: Cincin Kawinpun Diminta Wabup Erianda

Dengan url

http://pakanbarupos.blogspot.com/2014/08/ulva-cincin-kawinpun-diminta-wabup.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Ulva: Cincin Kawinpun Diminta Wabup Erianda

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Ulva: Cincin Kawinpun Diminta Wabup Erianda

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger